Kapan Kista Ovarium Harus Dioperasi?

Kapan Kista Ovarium Harus Dioperasi?

Salah satu menangani kista ovarium memang melalui jalan operasi. Lalu Kapan Kista Ovarium Harus Dioperasi? Apakah benar kista ovarium tidak selalu harus dioperasi? Ataukah setiap kista ovarium dioperasi? Lalu apakah kista ovarium yang dioperasi akan benar-benar sembuh dan tidak akan kambuh lagi? Untuk mengetahui jawabannya, berikut ini bisa anda simak pembahasannya!

Kapan Kista Ovarium Harus Dioperasi?

Kista ovarium adalah sebuah kantung berisi cairan yang tumbuh di ovarium atau disebut juga indung telur. Kista ovarium pada umumnya tidak berbahaya dan biasanya akan menghilang sendiri tanpa penanganan khusus. Kemunculannya pun sering kali tidak menunjukkan gejala. Sehingga sering kali tidak disadari kemunculannya.

Gejala baru dirasakan ketika kista ovarium telah membesar, pecah, atau menutupi suplai darah ke ovarium. Jika sudah memasuki tahap itu, anda akan merasakan gejala-gejala seperti :

  • Perut kembung.
  • Sering buang air kecil.
  • Perubahan siklus menstruasi.
  • Sakit disertai demam atau muntah.
  • Gangguan pencernaan atau mudah kenyang padahal anda hanya makan sedikit.
  • Nyeri saat buang air besar.
  • Nyeri panggul.
  • Nyeri saat melakukan hubungan seksual.

Gejala kista ovarium yang jinak dan ganas tidak jauh berbeda satu sama lainnya, sehingga seringkali sulit untuk dikenali. Namun jika anda mendapati gejala di atas disertai penurunan berat badan, demam, kaki bengkak, dan sesak nafas, anda perlu segera ke dokter dan mendapat pemeriksaan.

Kista ovarium yang bersifat kanker atau kista ovarium yang ganas berpotensi lebih tinggi dialami oleh wanita yang telah mengalami fase menopause. Menopause sendiri didefinisikan sebagai berhentinya siklus menstruasi seorang wanita. Fase ini biasanya dialami wanita normalnya pada usia 50 tahunan.

Jenis-Jenis Kista Ovarium

Kebanyakan kista ovarium tidaklah bersifat kanker (tidak ganas/berbahaya). Kista ovarium sendiri juga terbagi menjadi beberapa jenis, dan berikut ini berbagai jenis kista ovarium, di antaranya :

  • Kista fungsional

Jenis kista yang satu ini terbagi menjadi 2, yaitu kista korpus luteum dan kista folikel. Kehadirannya merupakan bagian dari siklus menstruasi penderitanya. Umumnya, jenis kista yang satu ini tidak menimbulkan sakit dan akan menghilang sendiri dalam beberapa bulan kemudian tanpa diberikan penanganan khusus.

  • Kista jinak

Lain dari kista fungsional, jenis kista yang satu ini tidak berkaitan dengan siklus menstruasi wanita. Kista jinak juga ada banyak jenisnya, yakni ada kista cystadenoma, kista endometrioma, dan kista dermoid. Tiap kista jinak berpotensi berkembang menjadi kanker ovarium. Oleh karena itu, umumnya diangkat melalui operasi atau dipantau secara berkala karena ada yang bisa hilang tanpa penanganan medis.

Kista dermoid cenderung terjadi pada wanita muda. Kista jenis ini bisa menghilang sendiri jika masih kecil ukurannya. Kista jenis ini jarang berkembang menjadi kanker. Berbeda dengan cystadenoma dan endomentrioma. Kedua jenis ini memang tergolong jinak. Namun, keduanya juga berpotensi memiliki sel kanker.

  • Kista ganas

Kista jenis yang satu ini mengandung sel kanker yang dapat mengakibatkan kanker ovarium. Dan biasanya, kista ganas merupakan kista yang awalnya jinak berubah menjadi ganas/berbahaya karena terlambat mendapatkan penanganan yang tepat.

Kapan kista ovarium harus dioperasi?

Kapan kista ovarium memerlukan penanganan khusus itu tergantung dari beberapa hal, di antaranya :

  • Ukuran dan penampakan kista.
  • Gejala yang anda rasakan.
  • Sudah menopause atau belum. Karena wanita yang memiliki kista ovarium dan sudah menopause berisiko lebih tinggi terkena kanker ovarium.

Jadi, bagi wanita yang menderita kista ovarium setelah melewati masa menopause, maka sebaiknya lakukanlah prosedur operasi untuk mengatasi kista ovarium tersebut. Selain itu, beberapa alasan lain yang membuat kista ovarium harus dioperasi adalah :

  • Kista ovarium tidak kunjung sembuh setelah melewati beberapa siklus menstruasi, setidaknya 2-3 bulan.
  • Kista ovairum semakin besar ukurannya, lebih besar dari 7,6 cm.
  • Kista yang diderita terlihat tidak biasa saat dilakukan USG, misalnya bukan jenis kista fungsional sederhana.
  • Kista menyebabkan rasa sakit.
  • Kista dapat berkembang menjadi kanker ovarium.
  • Dua jenis operasi untuk mengangkat kista ovarium.

Jika gejala yang dirasakan semakin parah akibat kista yang semakin besar, sebaiknya segera kunjungi untuk berkonsultasi apakah anda perlu menjalani prosedur operasi atau tidak.

Sementara itu, untuk menangani kista ovarium ini ada dua jenis operasi yang bisa dipilih, yaitu :

  • Laparoskopi, yaitu operasi dengan sedikit rasa sakit dan waktu pemulihannya lebih cepat. Operasi ini dilakukan dengan cara memasukkan laparoskop ke dalam perut melalui lubang kunci atau sayatan kecil di perut. Kemudian, gas diisikan ke perut untuk memudahkan dokter melakukan tindakan. Setelah itu, kista ovarium akan dihilangkan dan sayatan di perut ditutup dengan jahitan yang bisa larut.
  • Laparotomi, yaitu operasi yang dilakukan dengan cara membuat sayatan tunggal di perut, kemudian dokter mengangkat kista ovarium dan menutup kembali sayatan tersebut dengan jahitan. Operasi ini dilakukan jika ukuran kista ovarium sudah sangat besar, atau kista ovarium berisiko berkembang menjadi kanker.

Jika kista ovarium yang tengah anda derita tidak memerlukan prosedur operasi, maka yang akan dokter sarankan biasanya adalah mengonsumsi obat penghilang nyeri untuk meringankan rasa sakit dari kista ovarium tersebut. Atau, dokter mungkin akan meresepkan anda alat kontrasepsi, seperti pil KB, suntik KB, atau cincin vagina, untuk membantu mencegah ovulasi. Hal ini dapat menurunkan kemungkinan penderita mengembangkan lebih banyak kistanya.

Jadi, Kapan Kista Ovarium Harus Dioperasi? Semuanya sudah dijelaskan dalam pembahasan di atas. Dan untuk mengobati kista ovarium, ada rekomendasi yang tepat dari pakar kesehatan reproduksi ternama Indonesia – Boyke Dian Nugraha – yaitu Ladyfem kapsul. Ini merupakan herbal yang diformulasikan khusus untuk mengatasi berbagai masalah kewanitaan, termasuk kista ovarium. Di mana khasiat Ladyfem untuk Pengobatan Herbal Kista Ovarium Tanpa Operasi pun sudah teruji dan terbukti, sudah banyak testimoninya. Kualitasnya pun tidak perlu diragukan lagi, karena Ladyfem sudah terdaftar di BPOM RI.

Obat Herbal Kista Ovarium Yang Bagus dan Ampuh

Untuk mengetahui informasi lebih lanjutnya, atau jika anda ingin berkonsultasi, silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 793 507 222

SMS/WA/Telp : 085 320 000 874

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Posted by : Admin OBAT HERBAL PSORIASIS

 

Baca artikel menarik lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *