Kapan Kista Ovarium Dianggap Berbahaya?

Kapan Kista Ovarium Dianggap Berbahaya?

Kapan Kista Ovarium Dianggap Berbahaya? Sebenarnya kebanyakan kista ovarium tidak berbahaya. Akan tetapi ada pula kista ovarium yang bersifat ganas/berbahaya. Karena kehadirannya yang sering kali tidak menunjukkan gejala, kista ovarium yang tadinya jinak bisa berpotensi menjadi ganas.

Kapan Kista Ovarium Dianggap Berbahaya?

Lalu, apa saja tanda-tanda sebuah kista ovarium dianggap berbahaya?

Kista ovarium adalah sebuah kantung berisi cairan yang tumbuh di ovarium atau disebut juga indung telur. Kista ovarium pada umumnya tidak berbahaya dan biasanya akan menghilang sendiri tanpa penanganan khusus. Kemunculannya pun sering kali tidak menunjukkan gejala. Sehingga sering kali tidak disadari kemunculannya.

Gejala baru dirasakan ketika kista ovarium telah membesar, pecah, atau menutupi suplai darah ke ovarium. Jika sudah memasuki tahap itu, anda akan merasakan gejala-gejala seperti :

  • Perut kembung.
  • Sering buang air kecil.
  • Perubahan siklus menstruasi.
  • Sakit disertai demam atau muntah.
  • Gangguan pencernaan atau mudah kenyang padahal anda hanya makan sedikit.
  • Nyeri saat buang air besar.
  • Nyeri panggul.
  • Nyeri saat melakukan hubungan seksual.

Gejala kista ovarium yang jinak dan ganas tidak jauh berbeda satu sama lainnya, sehingga seringkali sulit untuk dikenali. Namun jika anda mendapati gejala di atas disertai penurunan berat badan, demam, kaki bengkak, dan sesak nafas, anda perlu segera ke dokter dan mendapat pemeriksaan.

Kista ovarium yang bersifat kanker atau kista ovarium yang ganas berpotensi lebih tinggi dialami oleh wanita yang telah mengalami fase menopause. Menopause sendiri didefinisikan sebagai berhentinya siklus menstruasi seorang wanita. Fase ini biasanya dialami wanita normalnya pada usia 50 tahunan.

Jenis-Jenis Kista Ovarium

Kebanyakan kista ovarium tidaklah bersifat kanker (tidak ganas/berbahaya). Kista ovarium sendiri juga terbagi menjadi beberapa jenis, dan berikut ini berbagai jenis kista ovarium, di antaranya :

  • Kista fungsional

Jenis kista yang satu ini terbagi menjadi 2, yaitu kista korpus luteum dan kista folikel. Kehadirannya merupakan bagian dari siklus menstruasi penderitanya. Umumnya, jenis kista yang satu ini tidak menimbulkan sakit dan akan menghilang sendiri dalam beberapa bulan kemudian tanpa diberikan penanganan khusus.

  • Kista jinak

Lain dari kista fungsional, jenis kista yang satu ini tidak berkaitan dengan siklus menstruasi wanita. Kista jinak juga ada banyak jenisnya, yakni ada kista cystadenoma, kista endometrioma, dan kista dermoid. Tiap kista jinak berpotensi berkembang menjadi kanker ovarium. Oleh karena itu, umumnya diangkat melalui operasi atau dipantau secara berkala karena ada yang bisa hilang tanpa penanganan medis.

Kista dermoid cenderung terjadi pada wanita muda. Kista jenis ini bisa menghilang sendiri jika masih kecil ukurannya. Kista jenis ini jarang berkembang menjadi kanker. Berbeda dengan cystadenoma dan endomentrioma. Kedua jenis ini memang tergolong jinak. Namun, keduanya juga berpotensi memiliki sel kanker.

  • Kista ganas

Kista jenis yang satu ini mengandung sel kanker yang dapat mengakibatkan kanker ovarium. Dan biasanya, kista ganas merupakan kista yang awalnya jinak berubah menjadi ganas/berbahaya karena terlambat mendapatkan penanganan yang tepat.

Bisakah kista ovarium menjadi bahaya?

Kapan Kista Ovarium Dianggap Berbahaya? Selama siklus menstruasi, kista ovarium biasanya muncul dan hilang dengan sendirinya tanpa anda ketahui, karena kista ovarium ini sering tidak menunjukkan gejala. Akan tetapi, kista ovarium yang dibiarkan tumbuh dan membesar tanpa ditangani dengan baik dan tepat malah dapat menimbulkan berbagai gejala yang cukup menyakitkan, seperti perut membengkak atau membesar, perut terasa tertekan, nyeri panggul saat berhubungan seksual, nyeri panggul sebelum dan setelah menstruasi, mual, dan juga muntah.

Beberapa gejala juga dapat menunjukkan bahwa kista ovarium sudah dianggap berbahaya. Jika gejala-gejala seperti di bawah ini anda alami, sebaiknya segera anda periksakan diri ke dokter. Gejala-gejala yang harus anda waspadai tersebut adalah :

  • Nyeri pada perut atau panggul secara tiba-tiba.
  • Demam.
  • Muntah.
  • Pusing, lemah, dan merasa ingin pingsan.
  • Napas menjadi lebih cepat.

Gejala-gejala diatas bisa jadi mengindikasikan bahwa kista ovarium telah pecah atau luruh. Selain itu, kista ovarium yang besar dan pecah juga terkadang menyebabkan perdarahan yang hebat. Gejala-gejala di atas juga bisa jadi mengindikasikan bahwa terjadi torsi ovarium, yaitu ovarium terpuntir. Hal ini merupakan keadaan darurat dan bahaya.

Bagaimana Mendeteksi Kista Ganas?

Ada beberapa cara yang dapat membantu anda mengetahui apakah kista ovarium yang dimiliki berpotensi menyebabkan kanker atau tidak.

  • Tes darah CA-125

Seseorang yang menderita kanker ovarium umumnya memiliki kadar CA-125 yang tinggi. Sehingga jika kadar CA-125 anda tinggi, maka anda berpotensi memiliki kista ovarium yang bersifat kanker (kista ovarium yang ganas/berbahaya). Namun, ini juga tidak bisa menjadi satu-satunya patokan. Sebab, kadar CA-125 wanita juga bisa meningkat saat menstruasi, hamil, memiliki endometriosis, atau radang panggul.

  • Tes USG

Pemeriksaan ini bisa dilakukan untuk mengetahui jenis kista ovarium, ukuran, bentuk, dan juga letaknya.

  • Biopsi

Walau umumnya digunakan untuk mendeteksi kanker, namun prosedur ini bisa juga digunakan untuk mengidentifikasi kondisi lain, termasuk kista ovarium. Biopsi adalah prosedur pengambilan sampel sejumlah jaringan dari bagian tubuh untuk diperiksa lebih lanjut. Pemeriksaan ini sangat penting karena untuk menilai apakah kista ovarium bersifat jinak atau ganas/berbahaya.

Untuk mendeteksi apakah kista ovarium bersifat ganas/berbahaya atau tidak, anda tidak bisa hanya dengan memakai satu cara saja. Ketiga hal di atas perlu dipertimbangkan secara bersamaan untuk menentukan langkah penanganan kista ovarium seperti apa yang tepat untuk kondisi anda. Lakukan pemeriksaan rutin demi mengetahui perkembangan kista ovarium anda.

Jadi, Kapan Kista Ovarium Dianggap Berbahaya? Semuanya sudah dijelaskan di atas. Dan untuk mengobati kista ovarium, ada rekomendasi yang tepat dari pakar kesehatan reproduksi ternama Indonesia – Boyke Dian Nugraha – yaitu Ladyfem kapsul. Ini merupakan herbal yang diformulasikan khusus untuk mengatasi berbagai masalah kewanitaan, termasuk kista. Di mana khasiat Ladyfem sebagai Obat Herbal Kista Ovarium Yang Bagus dan Ampuh pun sudah teruji dan terbukti, sudah banyak testimoninya. Kualitasnya pun tidak perlu diragukan lagi, karena Ladyfem sudah terdaftar di BPOM RI.

Pengobatan Herbal Kista Ovarium Tanpa Operasi

Untuk mengetahui informasi lebih lanjutnya, atau jika anda ingin berkonsultasi, silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 793 507 222

SMS/WA/Telp : 085 320 000 874

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Posted by : Admin OBAT HERBAL PSORIASIS

 

Baca artikel menarik lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *